EnglishFrenchGermanItalianJapaneseKoreanRussianSpanish

“Gula Tebu Krayan"

Ibu-ibu PKK tergabung dalam kelompok tani di Long Umung memproduksi gula tebu secara sederhana. Kebanyakan warga Krayan menggunakan gula tebu ini untuk dicampurkan sebagai pemanis minuman dan juga campuran untuk membuat kue.

“Kerbau Berkubang"

Kerbau merupakan salah satu jenis ternak penting di Krayan, kegunaannya yang sangat beragam mulai dari pengangkut kayu bakar dari hutan, transportasi, sebagai bahan pangan sampai pelengkap kegiatan seremonial adat maupun keagamaan.

“Sumber Daya alam Long Umung"

Long Umung kaya akan keragaman hayati, udara bersih dan segar serta tanah yang subur, sungai mengalir melintasi desa, dikelilingi pengunungan / bukit, air terjun dan sumbermata air bersih dan hutan. Produk khas dari desa ini adalah garam gunung, obat herbal dan padi adan yang di sukai oleh negara tetangga.

“Perkebunan Nanas"

Long Umung salah satu Lumbung Pangan di Krayan dikenal sebagai penghasil sayur dan buah-buahan lokal untuk kebutuhan sendiri dan dijual keluar desa. Long Umung memiliki tanah yang subur dan mudah ditanami sayur sayuran serta buah buahan lokal seperti perkebunan nanas, tebu, pisang dan manggis.

“Lokasi Long Umung"

adalah salah satu kawasan di Kec. Krayan Timur, Kab. Nunukan, Kalimantan Utara. Daerah ini terletak di perbatasan Indonesia - Malaysia. Disebut Lokasi Lung Umung karena  terdapat 7 desa lainnya bersama desa Long Umung yang merupakan desa berkembang.

Pendataan Koleksi Tanaman di Kebun sekolah

1 Oktober 2019 -  Oleh Hermanus, S.Pd - SDN Tahai Baru 2

Senin, 30 September 2019 siswa kelas VI belajar diluar kelas.Objek yang dipelajari adalah tanaman yang ada di lingkungan sekolah. Siswa mendapat tugas mendata tanaman, satu siswa satu tanaman. Langkah pertama siswa menemukan dan menulis nama tanaman. Langkah kedua menulis ciri-ciri tanaman tersebut. Kedua mengisi kolom manfaat dari tanaman yang diteliti. Daun, akar, batang, bunga, buah, biji, getah, dll yang ada manfaatnya. Langkah ketiga mengisi kolom cara pengolahan tanaman tersebut bila mengandung khasiat obat. 


Sebelumnya siswa diberi arahan dan petunjuk cara pengisian format pendataan tersebut. Siswa yang kurang paham bisa membuat kelompok. Siswa sangat senang dan antusias jika belajar di luar kelas. Pembelajaran seperti ini, guru harus mampu membimbing dengan sabar. Guru mampu mengkondisikan siswa bagaimana menggunakan waktu dengan efektif. Siswa tingkat Sekolah Dasar masih suka bermain. Beberapa siswa tidak tahu apa manfaat dari tanaman. Apalagi cara mengolahnya menjadi obat. Untuk mengatasi masalah ini kami mendapat bantuan Mbah google. Kendala lain adalah sinyal internet kurang kencang. Dan guru juga harus mempersiapkan pulsa paket data. 

Hasilnya terdata 25 jenis koleksi tanaman di kebun sekolah. Diakhir pembelajaran siswa diminta mempresentasikan hasil kerjanya.