EnglishFrenchGermanItalianJapaneseKoreanRussianSpanish

“Gula Tebu Krayan"

Ibu-ibu PKK tergabung dalam kelompok tani di Long Umung memproduksi gula tebu secara sederhana. Kebanyakan warga Krayan menggunakan gula tebu ini untuk dicampurkan sebagai pemanis minuman dan juga campuran untuk membuat kue.

“Kerbau Berkubang"

Kerbau merupakan salah satu jenis ternak penting di Krayan, kegunaannya yang sangat beragam mulai dari pengangkut kayu bakar dari hutan, transportasi, sebagai bahan pangan sampai pelengkap kegiatan seremonial adat maupun keagamaan.

“Sumber Daya alam Long Umung"

Long Umung kaya akan keragaman hayati, udara bersih dan segar serta tanah yang subur, sungai mengalir melintasi desa, dikelilingi pengunungan / bukit, air terjun dan sumbermata air bersih dan hutan. Produk khas dari desa ini adalah garam gunung, obat herbal dan padi adan yang di sukai oleh negara tetangga.

“Perkebunan Nanas"

Long Umung salah satu Lumbung Pangan di Krayan dikenal sebagai penghasil sayur dan buah-buahan lokal untuk kebutuhan sendiri dan dijual keluar desa. Long Umung memiliki tanah yang subur dan mudah ditanami sayur sayuran serta buah buahan lokal seperti perkebunan nanas, tebu, pisang dan manggis.

“Lokasi Long Umung"

adalah salah satu kawasan di Kec. Krayan Timur, Kab. Nunukan, Kalimantan Utara. Daerah ini terletak di perbatasan Indonesia - Malaysia. Disebut Lokasi Lung Umung karena  terdapat 7 desa lainnya bersama desa Long Umung yang merupakan desa berkembang.

Mengenal Beras Adan, Beras Organik dari Krayan

31 Juli 2021, Bambang Parlupi

Beras Adan, begitu jenis beras yang ditanam warga Suku ayak Lundayeh di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Beras tersebut adalah beras organik yang ditanam secara tradisional secara turun menurun dari para leluhur Dayak Lundayeh. Teksturnya pulen dan rasanya legit. Tak heran jadi favorit Sultan Brunei. Beras adan Krayan tergolong beras organik berkualitas. Dalam proses tanam hingga panen, beras ini tak tersentuh bahan kimia sedikitpun. Terdapat tiga jenis beras adan krayan yang diunggulkan yaitu putih, merah, dan hitam. Yang membuat beras adan Krayan terasa istimewa adalah varietas padi penghasil beras adan hanya bisa tumbuh di tanah Krayan. Hal ini disampaikan Alex Balang, Ketua Komisi Ekowisata Forum Masyarakat Adat Dataran Tinggi Borneo (FORMADAT) beberapa waktu lalu yang dilansir pada situs https://food.detik.com/info-kuliner/.

Sebelumnya padi tersebut sudah coba ditanam di tempat lain, namun hasilnya nihil. Alex menjelaskan, dahulu ada penelitian yang mencoba menanam padi adan di luar wilayah Krayan, dan hasilnya gagal. Btang padi dapat tumbuh dan berbuah, tapi bulir-bulir padinya tidak berisi. Begitu juga sebaliknya, padi biasa dari wilayah lain bila ditanam di Krayan tidak akan tumbuh. Hal ini rupanya terkait jenis padi dan kandungan tanah yang ada di Krayan. Kondisi tersebut merupakan suatu anugerah dimana padi beras adan sangat cocok tumbuh di Krayan hingga menghasilkan beras organik berkualitas. Beras adan krayan tak bisa sering dipanen, dengan masa panennya hanya sekali dalam enam bulan. Setelah itu sawah dibiarkan diinjak-injak kerbau atau sapi."Nanti kerbau akan buang kotoran, dan langsung menjadi pupuk di sawah," jelas Alex. Hal ini turut berkontribusi pada kesuburan tanah. Sebenarnya selain varietas padi ini, ada 36 jenis padi yang tumbuh di Krayan. Hanya saja tak semua dikembangkan. "Jika dilihat yang paling menguntungkan atau menghasilkan adalah beras adan yang tiga jenis itu, beras merah, putih dan hitam," jelas Alex. Beras adan Krayan varietas hitam mempunyai serat halus dengan aroma dan cita rasa unik. Kadar mineral Ca (kalsium), P (fosfor) dan Fe (besi) jauh lebih tinggi dibandingkan dengan varietas beras hitam standar. Kadar lemak rendah serta protein tinggi (9,3%). Beras adan putih, merah dan hitam ini adalah makanan yang sehat. Zat dengan kuantitas tinggi yang terkandung di dalam beras adan Krayan varietas merah adalah vitamin B2, menunjukkan bahwa pilihan beras ini adalah pilihan beras sehat untuk keluarga.

Pola tanam tradisional

Cara menanam beras istimewa ini tak bisa asal-asalan. Semuanya perlu diatur, mulai dari cara menanam, jarak tanam, hingga lama penyemaian. Begitu juga dengan memberantas hamanya, dilakukan dengan bahan alami. Tidak ada bahan kimia walau pupuk ataupun obat hama. Tata cara penanaman hingga panen dan penanganan pasca panen bersumber pada budaya leluhur Dayak Lundayeh yang masih dipertahankan hingga saat ini .

Saat menggiling beras adan krayan juga dilakukan tak sembarangan. Padi harus digiling dan tak boleh patah. Ada orang-orang khusus yang diberi pelatihan untuk menggiling padi dengan baik. Dahulu harga jual beras ini terbilang murah. Per kaleng ukuran 15 kg sekitar Rp 200.000. Saat ini para petani dapat menjual harga beras 1 kaleng sekitar Rp 404.000.  

Kharektaristik beras adan sangat istimewa

Saat sudah jadi nasi, beras ini terkenal dengan teksturnya yang pulen, rasanya yang legit manis, dan aromatik. Saking nikmatnya, Sultan Brunei Darussalam disebut-sebut sebagai penggemar berat beras adan krayan. Konon ia punya lumbung beras sendiri untuk menyimpan beras ini. Selain Sultan Brunei, konsumen utama beras adan krayan adalah orang Malaysia. Tak mengherankan karena secara geografis Krayan berada di perbatasan Indonesia dan Malaysia. Beras ini bahkan sempat diakui oleh Malaysia dan dijual dengan merek Borneo Rice di sana. Untuk itu, demi melindungi status beras adan Krayan agar tak diakui negara lain, beras ini sudah mengantongi sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Dirjen Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Republik Indonesia,pada 9 Januari 2012. Pengajuannya dibantu pemerintah Provinsi Kalimantan Timur saat itu. Prosesnya cukup panjang karena warga setempat perlu mendeskripsikan dulu beras adan Krayan dengan lengkap, sekaligus membuat perkumpulan.

Pangan Bijak

Mengapa Beras Adan Krayan merupakan Pangan Bijak?

LOKAL

• Beras Adan adalah varietas lokal dan bagian dari warisan budaya masyarakat adat di dataran tinggi Krayan.

• Beras Adan dibudidayakan dengan cara-cara tradisional dan alami oleh para petani Dataran Tinggi Krayan, ditanam dan dipanen sekali dalam satu tahun.

• Beras Adan Krayan (varietas putih) sudah memiliki Indikasi Geografis (GI) artinya varietas dari Krayan.

• Beras adan Krayan disajikan untuk tamu dan di acara penting, dan bagian penting dari tradisi kuliner setempat (Luk Kenen Tau).

SEHAT

• Beras adan tidak mengandung unsur kimia serta memiliki kandungan protein dan zat lainnya yang tinggi.

• Varietas hitam proteinnya tinggi sedangkan kandungan lemaknya kurang.

ADIL

• Beras adan membantu perekonomian lokal karena semua hasil penjualan langsung untuk petani masyarakat adat di dataran tinggi Krayan.

• Harga jual beras di kota sudah harga premium untuk para petani.

LESTARI

• Beras adan menggunakan pola pertanian alami yang dipadukan dengan peternakan kerbau, dan memanfaatkan air jernih dari gunung untuk irigasi persawahan.

• Alam menjadi jaminan pertumbuhan padi yang baik dan sehat, dan tanaman padi dan siklus pertanian sudah sesuai dengan alam sekitar.

Diproduksi oleh: Kelompok Tani Beras Adan Krayan di Buduk Kubul, Tang Paye’, Long Api, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Untuk informasi dan pemesanan, silakan hubungi: FORMADAT, email: [email protected]://panganbijak.org/beras-adan-krayan (Bambang Parlupi/Juli 2021/dikutip dari berbagai sumber)