EnglishFrenchGermanItalianJapaneseKoreanRussianSpanish

“Serangga Hutan"

Aneka serangga liar ditemukan di sekitar Desa Setulang yang dikelilingi deretan bukit hijau berhutan tropis khas Kalimantan Utara. Keberadaan serangga di alam liar merupakan bagian penting dari khazanah keanekaragaman hayati di sekitar desa.

“Topeng Daun"

Siswa SDN 002 Malinau Selatan Hilir, Setulang, Kalimantan Utara sedang berpose dengan daun berukuran besar di hutan sekolahnya. Keberadaan hutan sekolah dapat menjadi sumber literatur atau pustaka alam yang hidup dan banyak menyimpan ilmu pengetahuan.

“Pendataan Tumbuhan"

Ada lebih dari seratus jenis pohon khas hutan hujan Kalimantan Utara yang tumbuh di areal seluas 5 hektare di Kawasan Hutan Sekolah SDN 002 Malinau Selatan Hilir. Rimba alaminya juga dihuni sejumlah fauna unik seperti aneka jenis burung, mamalia, berbagai macam serangga serta ditemukan sejumlah bangsa reptilia.

“Hutan Adat Tane' Olen"

Tane’ Olen adalah hutan hujan tropis di hulu Sungai Setulang yang masih alami. Sungai, bukit dan lembahnya berjejal aneka ragam fauna liar. Tanahnya subur, kaya akan humus dan menghasilkan mata air jernih yang mengalir menuju Sungai Setulang menuju ke pemukiman Dayak Kenyah Oma Lung.

“Belajar di Luar Kelas"

Pembelajaran di luar kelas adalah salah satu metode pembelajaran yang aktivitas belajarnya berlangsung di luar kelas, seperti: taman, perkampungan, kebun dan lain-lain dengan tujuan untuk melibatkan pengalaman langsung serta menantang semangat petualangan siswa agar lebih akrab terhadap lingkungan dan masyarakat.

Pendataan Koleksi Tanaman di Kebun sekolah

1 Oktober 2019 -  Oleh Hermanus, S.Pd - SDN Tahai Baru 2

Senin, 30 September 2019 siswa kelas VI belajar diluar kelas.Objek yang dipelajari adalah tanaman yang ada di lingkungan sekolah. Siswa mendapat tugas mendata tanaman, satu siswa satu tanaman. Langkah pertama siswa menemukan dan menulis nama tanaman. Langkah kedua menulis ciri-ciri tanaman tersebut. Kedua mengisi kolom manfaat dari tanaman yang diteliti. Daun, akar, batang, bunga, buah, biji, getah, dll yang ada manfaatnya. Langkah ketiga mengisi kolom cara pengolahan tanaman tersebut bila mengandung khasiat obat. 


Sebelumnya siswa diberi arahan dan petunjuk cara pengisian format pendataan tersebut. Siswa yang kurang paham bisa membuat kelompok. Siswa sangat senang dan antusias jika belajar di luar kelas. Pembelajaran seperti ini, guru harus mampu membimbing dengan sabar. Guru mampu mengkondisikan siswa bagaimana menggunakan waktu dengan efektif. Siswa tingkat Sekolah Dasar masih suka bermain. Beberapa siswa tidak tahu apa manfaat dari tanaman. Apalagi cara mengolahnya menjadi obat. Untuk mengatasi masalah ini kami mendapat bantuan Mbah google. Kendala lain adalah sinyal internet kurang kencang. Dan guru juga harus mempersiapkan pulsa paket data. 

Hasilnya terdata 25 jenis koleksi tanaman di kebun sekolah. Diakhir pembelajaran siswa diminta mempresentasikan hasil kerjanya.